Thursday, August 28, 2008

Rencana Perjalanan


Summer ini sengaja gak mudik, kan Maret kemarin dah mudik walau seminggu ajah.
Nah pas Bamby liburan enaknya kemana ?
Punya keinginan buat traveling dengan mobil, mumpung mobilnya masih usia muda, baru setahun ajah.
Enaknya kemana yang seru ?
Kita browsing sana sini, lihat yang urusan custom dan visanya gak rese, kemana yah ?
Ya pastinya ke Oman, mereka tuh ramah2, humble banget dan juga urusan diperbatasannya gak repot banget.
Oman bagian selatan yang jadi inceran kami, karena sejak lama kami denger bahwa kota Salalah dikaki pengunungan Dhofar Mountain Chain adalah kota yang indah ketika KHAREEF.
(*bisa diklik link dari wiki*)
Khareef sendiri artinya MONSOON, atau dalam bahasa Indonesianya adalah muson. Pada musim ini beneran waktu yang terbaik buat dikunjungi, hijau, gak panas dan banyak kabut.
Saat ini beneran high season karena turis dari UAE bahkan Saudi atau Qatar ramai berkunjung, kayaknya mereka juga ngadem dari suaca summer dinegaranya yang bisa mencapai 55 derajat sedangkan di Salalah siang hari paling panas hanya 27 derajat saja.

Photobucket
Perjalanan ini adalah perjalanan kami yang pertama dengan kendaraan dan dengan waktu ang cukup lama juga menuju tempat yang emang cukup asing buat kita walau memang gak asing bagi para turis.
Teman2 kami saja yang pernah kesana bisa dihitung dengan satu tangan.
Karena itu persiapan kami beneran serius kali ini, juga kami pergi sendiri tanpa rombongan, jadi jangan sampai ada yang kelupaan diurus atau dibawa.
Detil banget pokoknya persiapannya yang ternata kalau ditulis cukup panjang, dan rasanya bagus kalau dishare disini buat yang membutuhkan juga buat arsip kami..
Jempolan pokoknya.

Daftar kegiatan kami sebagai berikut :
1. Perencanaan.
2. Booking hotel
3. Ngecek perlengkapan mobil
4. Ngepak dari daftar perlngekapan.
5. Ngeset GPS dan bikin simulasi bawaan
6. Bikin Visa
7. Tunggu Bamby datang.
8. Belanja dan Masak buat bawaan.



1. Perencanaan :
Bikin rute perjalanan akan kemana saja kah kita dan mencari lokasi2 yang menarik buat dikujungi dan cocok buat kami.....
Ini lumayan banyak kerjaannya karena selain browsing di internet, kita harus lihat dulu buku offroad dan 2 buah buku terpaksa beli karena belum punya.
Dari buku2 inilah kami punya patokan akan kemana, dan juga bisa ngeset GPSnya.
Juga kita browsing hotel2 mana yang akan kita inapi dan berapa budgetnya.

Lalu apa ajah yang dibawa :
perlengkapan kendaraan, kayaknya perlu pasang bagage rack karena bawaan 2 minggu lumayan banyak.Gak hanya bangage rack ajah yang dibeli tapi termasuk pelengkapnya.
Untung di Ace Hardware kami nemu cover yang merek Bushranger komplit dengan strap dan tali temalinya.
Juga buat si Mobil sebelum dipake buat jarak jauh perlu di cek ke ADNOC service center dan jika perlu ganti oli.
*kebetulan di ADNOC ada paket khusus untuk yang akan travelling jarak jauh *

perlengkapan kita : baju, obat, segala tetek bengek sehari hari hingga ke peralatan sehari2 dengan judul just in case.
Juga gak lupa perlengkapan tidur, piknik plus nenda.
perlengkapan konsumsi *penting neh soale kami demen bekel dari rumah*
juga menu apa yang bisa dibawa selama 2 minggu kita jalan.

Kenapa kudu bebawaan logistik ?
Karena kita gak tau kayak mana Salalah itu, jangan sampai kayak Musandam yang SPM ajah gak ada. Dari pada puyeng disana mending kita bawa ajah apa yang bisa dibawa. Kami jarang ngandelin jajan kalau gak kepepet....*biasa makan bekel, katanya mah lebih nikmat biar kata sederhana makanannya*

*bersambung*




Abu Dhabi - Nizwa



























Rencana kami berangkat jam 8 pagi tapi ternyata karena hal hil hol, antara lain lengket ama kompi, bikin kita mundur jam brangkatnya.
Jam 8 pagi papa dan Bamby ngeset bagage rack dah hampir sejam sendiri dan saya juga upload makanan ke mobil jam 9 pagi kemudia mandi dan ngecek seluruh shut down rumah.
Mulai dari semua

*bersambung*

Saturday, October 28, 2006

Hari ke 4: Khasab - Dubai - AD


Pagi ini kita semua rombongan terakhir yang tinggal ber 5, kembali ke Abu Dhabi, setelah kemarin pagi keluarga Napol dan keluaraga Lukito kembali ke AD duluan.

Dari kita berlima yang pulang hari ini, juga gak barengan nyampe AD nya karena sesampainya di Dubai nanti pak Irfan akan misah karena akan ada keperluan di Dubai, lalu kami berempat akan makan siang di Ibnu Batutah mall.

Cukup antusias juga ikut ke mall tsb soale kami juga belum pernah pergi kesana selama ini, maklum kalau week end demennya cuman males2an aja sih dirumah.
Bamby juga sama aja kok gak pernah punya ide buat ngajakin kita jalan ke mall ini itu yang bagus2 di Dubai, yang ada kalau gak mamanya yang ngajak jalan gak bakal deh kejadian kita jalan kayak gini.

Perjalanan kami mulai jam 9.30 dari Khasab, lalu langsung ke border yang gak banyak ceng cong, lancar2 aja, lalu sempet berenti sebentar isi bensin dan langsung pacu ke Dubai lewat RAK dan kota2 lainnya.

Di Dubai rombongan berpisah dengan Pak Irfan yang akan masuk kota Dubai, dan kami melanjutkan ke Ibnu Batuttah Mall untuk makan siang.
Dari mall tsb kita semua berpisah, pulang sendiri2 karena semua udah tau jalan, sementara pak Yoyok kelihatannya masih jalan2 di mallnya bersama anak2.

Akhirnya jam 16.00, kami tiba kembali dirumah, alhamdulillah ternyata perjalanan ini sangat berkesan buat kami, mudah2an juga berkesan buat teman2 semua.

Terima kasih pada Pak Irfan yang sudah memimpin konvoy kendaraan dari AD ke Khasab dan dari Khasab sampai Dubai.
Juga terima kasih buat suamiku yang sudah repot2 ngebook hotel dan mengarrange perjalanan ini dengan para bapak2nya.

Buat teman2 semua, terima kasih sekali dengan kerjasamanya dan kebaikan kalian semua selama perjalanan dan selama kita bersama di Khasab.
Kalian merupakan teman perjalanan, teman camping dan teman bersama yang sangat menyenangkan , mudah2an lain waktu kita bisa jalan bareng lagi.

Buat yang mau pindah dari UAE, semoga perjalanan ini menjadi kenangan yang indah buat kalian semua dan sukses ya ditempat yang baru.
Siapa tau ditempat yang baru kita bisa gabung jalan2 disana.... InshaAllah.


Kita sebenernya pagi ini malah sarapan dikamar ngabisin jatah yang dibawa dari AD, biar gak bawa pulang lagi ah, tapi tetep aja turun ke lobby buat ngambil jatah breakfast tapi bukan dimakan hanya dibuat sangu dijalan; bikin sandwich keju aja. Kata Bamby kejunya enak.

(foto Pak Heru, makasih ya Pak)
Ya ini model pengungsi mau mudik...
Bayangkan yang dibawa saya, ember kecil yang sangat berguna untuk "menyelamatkan diri" pada saat malam hari di saat kemping, igloo merah buat basonya Dewi, dan ransel Kippling yang berguna juga buat kemping ternyata.

Bawaan Bamby tas berenang yang berubah fungsi untuk bawa air 10 liter tadinya sekarang isinya sangu buat dijalan.
Kalau koper tarik mah isinya bukan baju tapi rice cooker dan panci2... he he he, sampai Pak Heru kaget lihat rice cooker masuk koper...
Baju malah semua masuk ransel, kan kita bawa 3 ransel, camper sejati ceritanya.

Dari Rencana jam 9.00 kita berangkat akhirnya mulur seperti diduga jadi jam 9.30 kita berangkat, rasanya emang masih seneng banget deh disini, alamnya indah walaupun gersang, masih pengen kesini lagi tapi pada saat musim hujan, penasaran banget pengen lihat musim hujan dan dam nya apakah betul bisa terpakai secara optimal ?

Eh si bapak, dari tadi dipinggir jalan (lihat deh foto atas).
Lihat hijau juga kan kota Khasab, kalau yang pas ditengah kota mah emang banyak juga pohon2annya tapi karena kotanya kecil ya yang hijau juga dikit, dan tempat camping kami itu emang udah diluar kota Khasab. malah lebih dekat pelabuhan yang pertama kita datangin itu.

Camping ground yang ujung kanan dari lokasi kami kemarin, yang ada payung gak niat ini, aneh juga payung kok kuncup gitu aja, mau neduhin apa ya kiranya ?
Tapi bersihnya sih gak ada lawannya deh....

Nah ini kan lokasi kemarin kita camping, ground zeronya kita kemarin....
Kok aneh rada tercekat ketika saya lihat ex camping ground kita ini, indah dan udah bersih lagi....

Agak maju dikit ah motoinnya, kelihatan banget kalau semalam kan juga pastine masih banyak yang camping tapi jam segini udah sepi dan bersih kembali, tapi ada mobil box itu mobil apaan ya ?

Ternyata didekat bukit batu masih ada yang camping, belum pulang, ex tempatnya lokal kemarin itu, rupanya lokalnya udah pulang kemarin.
Gundukan pasir itu kan tepat sebelah kemah kami...
Dan tempat sampahnya kelihatan belum diangkat masih menggunung sampah disitu.

Bye bye camping ground yang indah dan bersih.... mudah2an next time masih ada lagi, saya masih ingin kembali kesini, dan camping lagi. InshaAllah.

Lanjut ah, terharunya selese ah....
Jalan menuju keluar Khasab biasa berbukit sebelah laut, indah, terutama bagi yang mau pindah keluar UAE, kapan lagi mungkin main kesini kalau udah di KL ?

Nah pantai yang landai disini mah malah bekas mobil ber off road, juga kelihatan bekas air pasang yang melewati pasir ini.

Lanjut lagi perjalanannya, pemandangan masih cukup indah untuk dinikmati, yang nyupir sambil ngelirik2 aja deh...

masih datar jalanannya, belum mulai melintasi bukit yang tinggi itu. Masih santai aja kita melaju, jangan kenceng2 ya...

kayaknya udah mau melewati Bukha deh... kota nun jauh udah kelihatan.

Benteng diantara kota Bukha dan Khasab, yang tetep aja kagak kebaca namanya apa kota kecil ini.....

langsung terus melaju, mendekati kota Bukha, kayaknya kota "tutup" nya udah lewat deh...

Akhirnya terbaca desanya namanya Fudgah, atau bukan nama desa tapi petunjuk lainnya ? walah gak jelas deh...

Nah gunung batu yang indah.... yang akan kami tinggalkan, disisi bawah gunung tsb lihat deh, jalan mobil yang akan kita lewati.
Sebetulnya gak jauh sih hanya karena berkelok ngikutin kontur bukitnya jadi terasa gak sampe2 Bukha.

Celah ini menghadap selat Hormuz yang ramai, disini banyak kapal dhow sebetulnya mangkal, tapi pagi ini mungkin pada jalan semuanya.

Nah akhirnya ada petunjuk jalannya, ternyata ke Bukha masih 22 km lagi dan dari tadi masa iya sih baru 4 km ? gak salah tuh ?

Bye Bye Khasab.... beneran nih kita pulang ya ?

Selat Hormuz yang sangat vital bagi perdagangan minyak bumi.

Secara kasat mata disini kita lihat beberapa kapal tanker tapi anehnya waktu difoto kok gak bisa kelihatan ya ?

Ini udah beneran mau nyampe kota Bukha. Akhirnya nyampe juga abisnya dari tadi kelok2 terus.

Udah kelihatan kotanya kok.....

Lewat kota Bukha langsung deh kita naik ke jalan yang beneran nanjak banget.

Untung bawan udah mulai kosong tinggal barang2 aja, gak ada lagi air 21 liter....

Masih selat Hormuz yang disukai papanya...entah kenapa tiap lihat nih selat selalu bilang ini lho selat yang paling vital semua kapal tanker lewat sini...juga kapal induk amrik.

Nah jalan menurun lagi setlah bukit tinggi tadi kita lewati.

Lha Pak Yoyok tiba2 mobilnya pelan, kayaknya Lita lagi bikin foto deh....

Aku juga ikutan ah bikin foto, tapi kedepan aja gak kesamping, soale ketutupan railway sih.

Udah rata lagi sekarang, berarti udah gak jauh lagi ke border.

Bukit yang indah foto lagi aja ah, soale gak jelas waktu berangkat kemarin hasilnya kayak apa.

Rombongan kali ini nyupirnya aman tenteram.

Border belum kelihatan sih tapi kota Sham udah hampir kita masuki...

Akhirnya sampai juga di Dubai, dan sampe juga di mall Ibnu Batutta.
Kita makan siang disini bersama rombongan lainnya.
Bamby pesan nasi goreng dan kare ijonya thailand, rasanya manis aneh....
Tom yamnya juga pake santan kok rasanya kayak sop kaki kambing di Jakarta....

Ini sisa makanan yang kami pesan gak pada habis, jadi tak bawa pulang, difoto dirumah aja, karena saat itu kami agak puyeng gak selera bikin foto2 ah.

Makanan Thailand yang kami pesan, tumis buncis, kwe tiau goreng dan bihun goreng.
Kali ini saya kurang selera dengan makanan Thailand ini, entah karena mabok perjalanan atau karena gak mood makan makanan ini....
Karena tadi mikirnya pengen steak yang di grill....



back to : PERJALANAN KE KHASAB 2006